Remote crane adalah perangkat kontrol portabel berukuran kecil yang dipegang di tangan dan memungkinkan pengoperasian nirkabel peralatan penanganan material, termasuk crane overhead, crane jib, hoist, serta sistem monorail. Remote crane menghilangkan kebutuhan operator untuk menarik kabel pendant berat di lantai bengkel, sehingga mengurangi risiko tersandung dan kelelahan operator. Di sebuah bengkel fabrikasi kecil, remote crane memungkinkan tukang las mengangkat komponen baja berat ke posisi yang tepat di meja kerjanya tanpa harus meninggalkan tugasnya guna mengambil pendant. Transmitter remote crane khas dilengkapi sejumlah tombol tekan berlabel untuk Hoist Naik, Hoist Turun, Troli Kiri, Troli Kanan, Jembatan Maju, dan Jembatan Mundur, serta tombol darurat berbentuk jamur berwarna merah yang menonjol. Banyak unit remote crane beroperasi menggunakan baterai standar AA atau AAA, sehingga penggantian baterai menjadi mudah dan menghindari waktu henti akibat kebutuhan pengisian daya khusus. Unit penerima (receiver) yang dipasang pada crane sering kali mencakup input saklar batas (limit switch), sehingga remote tidak dapat mengabaikan perlindungan overtravel bawaan crane. Di fasilitas pemeliharaan, teknisi menggunakan remote crane untuk mengangkat mesin dan transmisi berat dari kendaraan, mengendalikan hoist dengan satu tangan sambil membimbing beban dengan tangan lainnya. Jangkauan transmisi remote umumnya mencapai 100 meter di area terbuka, memberikan cakupan yang memadai untuk sebagian besar ruang industri. Untuk mencegah interferensi, setiap remote crane dipasangkan secara eksklusif dengan receiver-nya menggunakan ID digital unik, sehingga pengaktifan remote di satu ruang tidak memengaruhi crane di ruang bersebelahan. Untuk bantuan dalam memilih model remote crane yang tepat dengan konfigurasi tombol yang sesuai untuk aplikasi pengangkatan Anda, silakan hubungi spesialis produk kami.